MIPA, kampus yg memiliki simbol DPR (dibawah pohon rindang). Emang pohon itu merupakan pohon terbesar yg ada di unsyiah dan itu menjadi satu kebanggan bg kita. Namun pemandangan itu terusik saat kita melihat jejeran motor milik mahasiswa dan dosen yg di parkir dibawahnya, sungguh tidak sedap di pandang.
Bukankah pihak dekanan sudah membangun tempat parkir yg luas di sampingnya yaitu di lorong saat kita mau ke kantor PEMAF. Tp kenyataannya hanya sebagian motor saja yg menggunakan parkiran itu, sedangkan yg lainnya malas memarkir di tempat parkiran yg tlh ditentukan dengan alasan jauh.
Menurut kabar, tempat parkiran yg di bangun itu menelan biaya sebesar
+ 40 juta. Lumayan besar untuk sebuah tempat parkiran. Namun sayang, parkiran yg dibangun itu tdk dimanfaatkan dgn sebaik-baiknya. Malah dibiarkan begitu saja. Para mahasiswa dan dosen msh saja memarkir motornya di DPR.
Lalu untuk apa parkiran itu di buat...??? Mubazir...
Saya menghimbau untuk semua mahasiswa n dosen FMIPA agar memarkir motornya di tempat yg tlh ditentukan, jgn lg di DPR. Biar kampus kita terlihat lebih indah...^_^"